Translate

Jumat, 13 Oktober 2017

Ukhuwah Jahiliah

Kebaikan dan kejahatan tidak akan pernah berdialog dalam satu ruang, bahkan kejahatan satu dengan kejahatan yang lainnyapun seperti api, manakala tidak ada kebaikan yang dimusuhinya, ia (sesama kejahatan) akan saling melumat seperti api yang melumat api itu sendiri.

Barangkali ini adalah kata-kata pembuka untuk sahabat akrab saya yang begitu fanatik dengan organisasinya (silat), ia bersedih dengan salah satu temannya yang mati dibunuh oleh kelompok tertentu, tanpa mau mengetahui kenapa temannya terbunuh. Beberapa waktu kemudian ia gembira karena kelompoknya berhasil menghantam anggota tersebut di tempat lain hingga menimbulkan para korban, padahal para korban tersebut bukanlah pelaku pembunuhan, hanya karena kebetulan berasal dari kelompok musuh. Singkat cerita, ia begitu mentolelir kesalahan kelompoknya, namun disaat yang sama begitu kejam menghakimi kelompok lain yang berseberangan dengannya.

Saya mendiamkan ceritanya tanpa berkata sepatah kata apapun, ada rasa sedih dan kecewa yang mendalam melihat bagaimana kawan ini. Sedih dan kecewa karena ia adalah sahabat karib, tetapi berbeda jalan. Sebab jika ia tidak segera merubah gaya berfikirnya, cepat atau lambat akan menjerumuskannya kepada Ukhuwah Jahiliah. Tidak penting benar dan salah, karena yang terpenting dalam ukhuwah ini adalah kebenaran selalu berada dalam kelompoknya. Tidak penting jahat dan baik itu apa, karena yang penting semua yang berseberangan dengan dirinya adalah jahat.

Saya ingin mengatakan kepadanya, tetapi saya pesimis mampukah perkataan saya menembus kebekuan fanatiknya, saya ingin menyitir sebagian firmanNYA "dan janganlah kebencianmu kepada suatu kaum menyebabkan engkau tidak adil kepada mereka".
Bahwa engkau boleh membenci dan menyukai, tapi kebencianmu dan kecintaanmu haruslah karena kebenaran, bukan fanatisme belaka. Kamu harus membenci kejahatan, siapapun pelakunya, saudaramu, kelompokmu bahkan jika dirimu sendiri, dan pada akhirnya kebencianpun kamu harus membencinya.

Kamu harus melawan segala bentuk kejahatan atau mengingkarinya, meskipun itu dilakukan oleh saudaramu, kerabatmu, kelompokmu, bahkan dirimu sendiri. Ia benar kamu melawan dirimu sendiri. Kejahatanmu adalah nafsu aluwamah dan amarah, yang jika tidak kamu lawan, kamu akan diperbudak olehnya selamanya..
Allah A'lam

0 komentar:

Posting Komentar